KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menawarkan tempat wisata Curug Bendo yang berada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Doro sebagai tempat tujuan wisata alam.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Pekalongan, mengatakan Curug Bendo sudah dilakukan uji coba untuk dikunjungi wisatawan meski masih dibatasi jumlahnya karena pandemi Covid-19.

“Rencananya, setelah pascapandemi Covid-19, kami akan membuka tempat wisata Curug Bendo secara luas bagi pengunjung. Akan tetapi, saat ini, kami masih membatasi jumlah pengunjung yang akan menikmati keindahan alam di objek tersebut,” katanya.

Baca juga: 5 Oleh-oleh Tidak Biasa dari Pekalongan

Bupati mengatakan kondisi Curug Bendo merupakan perpaduan antara air terjun dengan aliran sungai yang bersih.

“Tempat wisata Curug Bendo selain sebagai tempat tujuan wisata umum tetapi juga sebagai wisata kesehatan karena udaranya sangat bersih, airnya jernih, dan tersedia sajian makanan dan minuman lokal seperti kopi dan legen,” katanya.

Ia mengatakan pemkab akan terus mendorong agar destinasi wisata yang berbasis komunitas dan dikelola oleh pemuda lebih bagus dan berdaya guna lagi sehingga dapat memberikan pendapatan tambahan untuk desa.

“Prinsipnya, penataan wisata menjadi konsentrasi kami agar bisa menambah penghasilan masyarakat sekaligus tujuan besarnya adalah memelihara alam agar tetap lestari,” katanya.

Baca juga: Pilihan Beda, Oleh-oleh Soto Tauto dari Pekalongan

Menurut dia, pemkab memiliki beberapa tempat wisata yang masing-masing mempunyai keunggulan kompetitif dan komparatif.

Di Curug Bendo, kata dia, ada air terjunnya yang bening, aliran sungainya juga jernih, dan keindahan panorama alam yang luar biasa.

“Oleh karena, beberapa tempat wisata yang kami miliki bisa menjadi alternatif wisatawan untuk menikmati keindahan alam dan keasrian alam,” katanya.